
Jakarta, (tvOne)
Ahli Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel mengatakan, kebohongan yang dilakukan politisi Demokrat, Angelina Sondakh saat bersaksi di sidang kasus suap Wisma Atlet dengan terdakwa Nazaruddin, Rabu 15 Februari kemarin karena di bawah tekanan.
"Ada tiga jenis kebohongan. Kebohongan pertama yaitu karena rekayasa psikologi dan secara komplek. Saya tidak membayangkan Angie melakukan ini. Kebohongan kedua yaitu sukarela, karena ini kejahatan kerah putih dan melibatkan banyak orang, tidak ada asumsi Angie untuk kebohongan ini. Yang memungkinkan kebohongan ketiga, di bawah tekanan," tutur Reza dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi di tvOne, Kamis (16/2/2012).
Reza melanjutkan, kebohongan di bawah tekanan yang dilakukan Angie karena kejahatan kerah putih melibatkan partai A dan B serta pejabat A dan B. "Sangat memungkinkan yang memberi tekanan yaitu mereka yang memiliki tali temali dengan politik," tutur Reza.
Seperti diketahui, saat bersaksi di sidang Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Rabu 15 Februari kemarin, Angie menjawab pertanyaan majelis hakim, jaksa penuntut umum, kuasa hukum Nazaruddin dan Nazaruddin dengan kata-kata 'tidak tahu'.
Bahkan Angie membantah BAP KPK yang berisi percakapan Blacberry antara dirinya dengan Mindo Rosalina, terpidana kasus suap Wisma Atlet. Angie mengaku baru memiliki Blacberry di akhir 2010.