Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Anda & Pemilu

Kamis, 24 April 2014


Kabar Hukum

Polri Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Teror ke Polisi

Kamis, 8 Agustus 2013 22:46 WIB

Jakarta, (tvOne)

Kepolisian RI (Polri) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk selalu waspada terhadap ancaman penembakan terhadap petuga-petugas Polisi di berbagai wilayah. Demikian diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjenpol Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis (8/8). "Kapolri sudah menginstruksikan untuk siap siaga menghadapi ancaman. Ada dugaan ke arah teror," kata Boy ketika ditemui saat bersilaturahmi di kediaman Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (8/8).

Terkait peristiwa penembakan terhadap sejumlah anggota kepolisian, dia mengatakan, sasaran kelompok tidak dikenal tersebut memang petugas yang tidak bersenjata. "Mereka memang menyerang petugas yang tidak bersenjata, makanya bersenjata atau tidak harus jaga kewaspadaan," tambahnya.

Mengenai kelompok pelaku penembakan tersebut, Polri menduga pelakunya adalah kelompok radikal dengan maksud menyebarkan teror ke masyarakat. "Selama ini yang berani dengan polisi memang kelompok dengan latar belakang radikal yang ingin melakukan teror," jelasnya.

Seorang anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Cilandak Aiptu Dwiyatno meninggal dunia akibat ditembak orang tidak dikenal di sekitar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten pada Rabu (7/8) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kejadian serupa juga pernah terjadi sebelumnya. Pada Sabtu (27/7) pagi pukul 04.30 WIB, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono (53) ditembak orang tak dikenal di Cireundeu, Ciputat, Tangerang Selatan, ketika hendak menuju ke kantornya di Gambir, Jakarta Pusat. Akibat penembakan tersebut, korban mengalami luka tembak di punggung bagian belakang yang menembus dada sebelah kiri.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto menambahkan pelaku penembakan diduga terlatih menggunakan senjata api karena dilakukan dari jarak dekat dengan sekali tembakan yang mematikan.

Rikwanto mengungkapkan, pelaku diperkirakan membuntuti korban dari belakang dengan menggunakan sepeda motor. Saat mendekati lokasi kejadian, pelaku menembak Aiptu Dwiyatno dari arah belakang yang berjarak relatif dekat. (Ant)

3655+ai
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar